RSS Feed

Girls are from Venus, Guys! Lesson 1: We are a Men

Posted by Unknown

Girls are from Venus, Guys!: We are a Men (Cwe dilarang baca :D)

Tiba2 kepikiran pgn ngbuat tulisan di saat jadwal sidang yang tak kunjung menentu. Inspirasi awal datangnya wkt saya sebelum berangkat Umrah, kebetulan ada teman saya, cwo, yg nitip do’a dicarikan jodoh. Emang sesulit itu ya dapet pasangan? Yaiyalah, buktinya sampe skrg saya belum menemukan yang cocok buat saya . Diperparah lagi dgn seorang tmn cwe saya yg menulis sebuah notes bgs masalah gender, meskipun tampak sedikit emansipasi wanita yg berlebihan. Dia (Dalam notesnya?) digambarkan sbg seorang kembang desa. Kalo bisa dianalogikan, pacarnya yg skrg adalah kbetulan org yang sangat dekat dengan cwe itu. Dan di belakang pacarnya itu, beuh.. udah ngantri cwo2 yg siap2 menggantikan posisinya. Tapi yang anehnya, cwe itu tidak hanya cantik tapi juga cerdas. Yaah.. kita tau, agak berlawanan dengan Hukum III tentang cwe kalo kecerdasan itu berbanding terbalik dengan kecantikan. Lagi-lagi teori itu dibantahnya dgn meraih Cum Laude dan menjadi lulusan terbaik, ckckckc. Kayany ga usah kbanyakan ngomongin dia deh, ntr keGRan.

Dan yang anehnya lagi, kenapa saya jd tiba2 pgn nulis? Padahal saya jarang nulis, apalagi nulis sesuatu yang memang bukan bidang saya. Padahal juga, siapa saya? Dokter cinta, bukan.. playboy, bukan, .. Menjalin hubungan jg gagal terus. Tapi ya, pengalaman2 saya menangani pasien membuat saya banyak belajar.

Hmm.. (seperti biasa, saya sangat senang memulai note saya dengan kata hmm,, Seenggaknya kata itu bisa sedikit nunjukin kalo saya menulis secara real time, ditulis langsung apa adanya yg terlintas dipikiran, pdhl Wallahualam). Sebenernya pertanyaannya dimulai begini.. “Apa sih yang diinginkan cwe?”. Menurut saya, dalam hal ini jawabannya cuma satu. “Cowok”. Sudah bisa ditebak, pasti yang akan menang adalah yg tau gmn menjadi cowok, MASKULIN. Ya, BUKAN menghiburnya dengan “menjadi lucu”, BUKAN menghujaninya dengan perhatian dan pujian. BUKAN itu. Satu-satunya alasan dia bisa suka sama kamu adalah karena kamu cowok. Pikirin aja, kalo cwe gak butuh cwo, masa dia mw jalin hubungan sama cwe lagi? 
Kalo seandainya aktivitas sehari2 kita gak memungkinkan berinteraksi dengan banyak cwe, UBAH rutinitasmu guys! Perluas pergaulanmu. Toh kita sering liat banyak jg cwe yg jalan sendirian malem minggu d mall.

Ya trs gmn caranya jd cowok ya? Hhaha, itu sih secara alami ada dalam diri kita lah guys.. Tapi menurut pengalaman saya kira-kira begini caranya biar cwe kelepek2:

• Cowok itu harus punya tujuan, ambisi, dan prestasi yg jelas dlm hidup. Tunjukan bahwa kamu punya ambisi dan rencana besar dalam hidupmu. Kamu tahu apa yang ingin kamu capai dan miliki di masa depan. Dan tentu bkn omong kosong doang, kamu juga harus menggambarkan usaha apa yang sedang dan akan kamu lakukan untuk ngewujudin cita2 itu.

• Sayangi dirimu. Jadi org yg nyaman dgn diri sendiri. Gak mungkin kita gara2 ngejar2 cwe jd mnegorbankan impian dan masa dpn kita sendiri kan?

• Jadilah pemimpin. Pemimpin buat diri sendiri dan orang lain. Jangan memberi kesempatan cewek untuk memimpin. Jangan biarin dia jalan di depanmu. Cwe gak suka sma cwo yg nunut dan gak mau mimpin. Apalagi kalo kita suka bingung dan gak bisa ngambil keputusan.

• Jangan pernah menerima menjadi yang kedua. Tempatkan dirimu di podium teratas.

• Jgn menunjukan bahasa tubuh tidak aman, ngebet, posesif. Jangan sering-sering nelpon atw sms berlebihan. Kamu akan keliatan gak punya kesibukan lain selain menelepon dirinya. Ini ngasih gambaran kamu ngebet banget dan ngerasa gak aman.

• Pede, gak gampang diserang rasa panik atau takut ditolak. Santai tapi gak ngebet. Jangan pernah nunduk klo ngobrol sma cwe. Lihat jeleknya aja. Klo kamu bisa santai dan tenang di dekat cwe yg kamu ngerasa gak tertarik sama dia, pikirin hal buruk ttg dirinya aja untuk buat kamu lebih pede.

• Lulus ujian. Cewek2 itu biasanya suka ngetes kita loh.. Cewe biasanya bertanya dlm diri, “Aku suka dia nggak sih?”. Cewe gak peduli seberapa besar cinta kamu padanya, tapi cuma peduli, dia suka kamu nggak. Jahat ya?. Cewek bisa jatuh cinta sama kita ada saat mereka mikirin kita, bkn saat kita ada. Jd intinya buatlah dia selalu mikirin kita. Caranya, be different, jadilah org yg beda dgn org2 yang juga suka sama dia. Misalnya wkt kangen, si cewe biasanya misscall2. Trs cowok yg ‘biasa’ ngirim sms, “ Halo manis.. Kenapa? Gak bsa tidur ya?”. Kamu udah dapet nilai minus 1. Ilustrasinya misalnya coba deh gini, kamu sms “Ngapain misscall2, ky gak ada kerjaan aja. Ngomong dong ah”. Ternyata ni cowo gak gampangan jg. Trs misalnya dia bls, “Eh, tau tempat makan yg asik gak?”. Trs kamu jwb, “Ada yg enak di deket xxxxx . Tapi aku cuma mau ngajakin kamu kamu klo kamu gak maksa minta dibayarin”. Waw, dia gak kaya cowo biasanya yg sok baik, sok kaya. Trs kali ini kamu serang dia, “kasih aku alamat rumahmu, kapan-kapan aku jemput”. Nah begitu dia udah ngasih, buruan deh kamu tutup pembicaraan, “Udah ya.. gak punya bnyk waktu saat ini. Kapan2 aja ngobrol lg di tempat itu. Malam”.

• Berkarakter. Jangan jadi cwo penurut, maksain diri, dan selalu merasa tidak aman. Cowok yang selalu ngerasa gak aman biasanya bertanya seperti ini: “Kamu suka cowok ky gmn sih?” Atau, “Apakah aku tipemu?”, “Menurutmu kita bisa jalan bareng gak?”. Kita gak mungkin nanyain pertanyaan konyol itu kan?hhehe

• Jadi cowok seksi: Nah ini penting.. Cwo seksi itu tidak senyum terlalu sering. Bertingkah sangat nyaman di dkt cwe, ky yg udah kenal puluhan taun aja. Terus menggoda dgn sesuatu yg kira2 bikin dia sedikit marah. Atw bikin statement2 yg membingungkan, misalnya “Hahaha, kayany kita gak mungkin jadian deh..Eh bntr, kamu ganti sampho ya, wangi bgt..” . Jgn memberikan pujian buat cewek. Klo si cwe yg muji, bilang, “Udahlah..gak mempan, cari cara lain buat merayuku, kamu gak bisa dapet apa yg kmu pgn kalo caranya gitu..”

• Jgn menghilangkan wibawa buat mendapatkan perhatian dan persetujuan cwe. Contoh gampang, cewe nanyain, “Kita mau makan di mana nih?” Trs kamu jawab, Terserah. Aku ngikut aja ke mana kamu pengen”. Cwe gak suka bgt digituin. Atau dia nanya mau makan apa trs kamu jawab, “Apa aja deh, kamu suka apa?”. Jgn kaya gt. Cewek gak suka cowok menyerahkan wibawanya cuma untuk menyenangkan cewe.. Don’t do that, please :)

• Mneggunakan karakter menarik sebagai senjata utama. Uang, status, tampang mah cuma no 2..

• Tak memberi toleransi dengan perilaku buruk. Kita hrs paham klo kekuatan terbesar kita adalah sbg cwo bisa memutuskan hubungan buruk yang ditimbulkan karena perilaku cwe yg tidak bisa menghormatinya.

• Jangan membicarakan mantan pacarmu. Itu topic yang menyakitkan, seperti halnya kamu benci kalau dia membicarakan cowok lain di depanmu.

• Pujilah cwe dengan cara yang cerdas dan kreatif. “Kamu cantik banget..” itu udah basi. Tapi misalnya. “Matching bgt warna bajunya, kayanya kamu punya bakat jadi perancang busana”. Ingat, jangan kelebihan memuji.

• Jangan pernah menjadi “teman” saat bertemu cewek pertama kali. Kamu harus menunjukan kamu memang tertarik dengan dirinya sejak pertama kali bertemu.
• Jangan mengatakan segala hal tentang dirimu. Jadikan dirimu misterius. Kelak, dia akan tahu sendiri siapa dirimu seutuhnya.

• Jangan cerewet. Jangan bicara terlalu banyak atau membicarakan hal yang membosankan.

• Jangan permalukan cwek di depan umum. Jangan pernah jadi cwok berengsek dengan mempermalukan atau mengkritiknya di depan umum. Sekali itu terjadi, kiamat. Itu sebuah penghinaan. Sekali cewek dipermalukan, kamu gak ada harapan.

Syahied Fauzy
12 Mei, 2011
03.16 AM

I was nobody

Posted by Unknown

Sorry..
I can't be the first one to wake you up,
to see the sunrise
I can't be the first one to remind you,
to do a good things
I can't be the first one to make you smile,
to lighten up your day

Even I can't allow you call me "Honey", although I wish..
I can't fall too deep into you, altough sometimes I want it..

Because I was nobody

# rangkaian kata dari seseorang yang bukan siapa-siapa namun menginginkan apa-apa

Aku dan Bulu Angsa Kesuakaanku

Posted by Unknown

Di tepi danau itu aku terpaku menatap si Angsa putih.

Riuh gaduh gesekan daun hutan kering tak kuasa memalingkan mataku yang seolah berjodoh dengan si Angsa putih.

Tiba-tiba saraf otak meminta mataku untuk mengatur fokusnya.

Bak mata elang, saat itu mataku melihat sehelai bulu lembut berwarna putih keabuan.

Sehelai bulu cantik yang tertancap mantap pada Sayap Angsa.

Sehelai bulu yang indah di antara bulu lainnya meskipun berwarna pucat dan kotor.

Tiada sempurna namun menjadi pembeda dengan bulu angsa di sekitarnya.

(terakhir kali aku menamainya si bulu gundah, mungkin akan ku ceritakan alasannya nanti).



Bersatu-padu, helai demi helai membentuk sayap, bagian penting pada angsa dan makhluk terbang lainnya.

Sebagai penghasil gaya angkat sekaligus gaya dorong di kala terbang.

Sebagai rujukan alat-alat terbang ciptaan manusia masa kini.



Masih, bulu gundah itu tertancap nyaman. Seolah tercipta simbiosis mutualisme dengan si Angsa.

Ia selalu patuh mengikuti gerakan-gerakan angsa meski kadang itu membuat teman sepermainannya terluka dan terlepas akibat gerak angsa yang tak terduga.

Tetapi ia tetap (selalu) memberikan kehangatan pada si Angsa meski kadang tergoda untuk meninggalkan tubuh angsa.

Karena di seberang sana memang banyak manusia dan makhluk lainnya yang ingin sekedar mengelusnya bahkan memilikinya.



Otakku kembali meminta mata memfokuskan lebih dalam pada bulu itu. Namun berulang kali tetap saja,

keterbatasan indera penglihatku membuat tidak dapat memandang secara jelas dan dalam.

Kali ini keterbatasan itu bekerjasama dengan terbenamnya matahari sore (itu).

Akhirnya aku memutuskan untuk kembali menuju belukar dan berburu untuk makan malam ini.

Anehnya kejadian itu terus berulang, hari demi hari, aku lakukan dalam beberapa satuan waktu, mungkin minggu, saat aku tiba-tiba terbangun di suatu hutan entah di mana.

Pernah memang terpikir olehku untuk terbangun dari mimpi buruk ini. Namun semakin kuat hasrat itu, semakin besar pula keinginan untuk tidak meninggalkan dunia gelap yang terkadang indah ini.



#Esok paginya, seperti biasa, kusiapkan kail untuk sekedar mencari makhluk air pengganjal perut di pagi hari.

Pagi itu berbeda dengan pagi biasanya. Matahari sudah terbenam lagi di pagi itu.

Ya, pagi ini memang berbeda. Bulu angsa kesuakaanku yang selalu aku banggakan terlihat sedikit goyah.

Namun kiranya itu hanya pikiranku saja. Tetapi kali ini goyah itu terasa amat nyata. Bahkan seperti mencoba lepas dan terbang ke arahku.

Entah setan apa yang merasuki pikirannya sehingga terlihat tega meninggalkan zona nyamannya.

Bulu gundah itu seolah berharap akan suatu mimpi yang indah. Kini bulu lembut itu tergeletak tak bertuan di danau yang luas.

Terombang-ambing oleh rasa gundahnya.



Segera aku bertanya pada pohon besar tepi danau. Aku percayai karena pandangannya tidak pernah lepas dari danau itu.

Pohon itu membenarkan bahwa malam kemarin ada sepasang manusia yang tengah memadu kasih di sekitar danau.

Dia pula yang membenarkan bahwa si Angsa putih berada dekat di sekitar pasangan itu pada malam kemarin.

Kemudian si pohon meneruskan ceritanya dengan meniru percakapan sepasang kekasih yang menurutnya dilakukan dalam bahasa asing yang populer di dunia lain.

Mungkin pikirku itu bahasa inggris. Pohon itu kemudian melanjutkan ceritanya dalam bahasa aneh itu yang kira-kira artinya seperti ini*:



Seorang wanita bertanya pada seorang pria tentang cinta dan harapan.

Wanita berkata ingin menjadi bunga terindah di dunia dan pria berkata ingin menjadi matahari.

Wanita tidak mengerti kenapa pria ingin jadi matahari, bukan kupu kupu atau kumbang yang bisa terus menemani bunga.

Wanita berkata ingin menjadi rembulan dan pria berkata ingin tetap menjadi matahari. Wanita semakin bingung karena matahari dan bulan tidak bisa bertemu, tetapi pria ingin tetap jadi matahari.

Wanita berkata ingin menjadi Phoenix yang bisa terbang ke langit jauh di atas matahari dan pria berkata ia akan selalu menjadi matahari.



Wanita tersenyum pahit dan kecewa. Wanita sudah berubah 3x namun pria tetap keras kepala ingin jadi

matahari tanpa mau ikut berubah bersama wanita. Maka wanita pun pergi dan tak pernah lagi kembali tanpa pernah tahu alasan kenapa pria tetap menjadi matahari.

Pria merenung sendiri dan menatap matahari.

Saat wanita jadi bunga, pria ingin menjadi matahari agar bunga dapat terus hidup. Matahari akan memberikan semua sinarnya untuk bunga agar ia tumbuh, berkembang dan terus hidup sebagai bunga yang cantik. Walau matahari tahu ia hanya dapat memandang dari jauh dan pada akhirnya kupu kupu yang akan menari bersama bunga. Ini disebut kasih yaitu memberi tanpa pamrih.

Saat wanita jadi bulan, pria tetap menjadi matahari agar bulan dapat terus bersinar indah dan dikagumi.

Cahaya bulan yang indah hanyalah pantulan cahaya matahari, tetapi saat semua makhluk mengagumi bulan siapakah yang ingat kepada matahari. Matahari rela memberikan cahaya nya untuk bulan walaupun ia sendiri tidak bisa menikmati cahaya bulan, dilupakan jasanya dan kehilangan kemuliaan nya sebagai pemberi cahaya agar bulan mendapatkan kemuliaan tersebut. Ini disebut dengan Pengorbanan, menyakitkan namun sangat layak untuk cinta.



Saat wanita jadi Phoenix yang dapat terbang tinggi jauh ke langit bahkan di atas matahari, pria tetap selalu jadi matahari agar Phoenix bebas untuk pergi kapan pun ia mau dan matahari tidak akan mencegahnya.

Matahari rela melepaskan phoenix untuk pergi jauh, namun matahari akan selalu menyimpan cinta yang membara di dalam hatinya hanya untuk phoenix.

Matahari selalu ada untuk Phoenix kapan pun ia mau kembali walau phoenix tidak selalu ada untuk matahari. Tidak akan ada makhluk lain selain Phoenix yang bisa masuk ke dalam matahari dan mendapatkan cinta nya. Ini disebut dengan Kesetiaan, walaupun ditinggal pergi dan dikhianati namun tetap menanti dan mau memaafkan.



Pria tidak pernah menyesal menjadi matahari bagi wanita. *Taufiq Notes



Kiranya percakapan itu yang membuat bulu gundah itu seolah memiliki kesempatan hidup kedua.

Tidak hanya menghamba pada Si Angsa namun berguna bagi sekitar.

Lalu -kemudian-, malam itu tiba-tiba menjadi mimpi di dalam mimpi yang sangat gelap bagiku.

Di mana aku seperti berada di panggung dongeng dan disoroti cahaya lampu panggung.

Dalam mimpi itu aku terbujur kaku memegangi bulu gundah kesukaanku itu dan berfikir keras menentukan tiga pilihan sulit:

Aku ambil bulu lembut yang terlepas itu untuk aku gunakan dengan sebaik-baiknya;

mengembalikannya pada angsa putih yang terluka;

atau membiarkannya tergeletak sendainya ada anak Adam lain sepertiku yang juga terperangkap dalam ilusi ini dan lebih membutuhkan bulu itu..




Ternyata bikin karya sastra jauh lebih susah daripada bikin TA :D

For my mom, emangnya mama aja yang bisa bikni-bikin buku, walopun ngaco dan gak jelas maknanya, yang penting pernah nyoba ya..

Mungkin ini buat orang2 yang sudah berhasil menyentuh sedikit titik melankolis dalam diri saya. Thanks

Mengenal Pribadi Yesus dari Bible (2)

Posted by Unknown

Ini lanjutan sblmny, tp klo ini blm beres bacanya, pjg dan sulit dbaca.. Gak tw apasih mksdny, ga ngerti.

Bukti atas ketuhanan Yesus,
Ada beberapa ayat dari Injil yang dklaim oleh gereja bahwa ayat-ayat tersebut merupakan bukti bahwa Yesus adalah Tuhan.

Namun setelah diteliti ternyata ayat-ayat tersebut memiliki makan ambigus (membuka penafsiran yang berbeda-beda) atau ayat-ayat yang tidak ditemukan dalam manuskrip alkitap terdahulu.

1. Yesus adalah Alfa dan Omega
dalam Wahyu 1:8 terkesan Yesus mengatakan berikut: “Aku adalah Alfa dan Omega, yang awal dan yang akhir, firman Tuhan , yang ada dan sudah ada dan akan datang, Yang Maha Kuasa.” (I am Alpha and Omega, the beginning and the ending, saith the Lord, which is, and which was, and which is to come, the Almighty). Semua itu adalah sifat-sifat Tuhan. Akibatnya menurut umat kristen dahulu, ayat ini merupakan klaim ketuhanan Yesus.

Akan tetapi ayat injil di atas adalah menurut King James. Dalam versi Standar Revisi, sarjana-sarjana alkitab membetulkan terjemahan tersebut dan menulis: “Aku adalah Alfa dan Omega, “Firman Tuhan Allah, “yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Maha Kuasa. (I am the alpha and Omega, “says the Lord God, who is and who was and who is to come, the Almighty).”

Pembetulan juga dilakukan dalam the New American Bible oleh karangan Katolik. Terjemahan itu telah diamandemen untuk menempatkan ayat tersebut dalam konteksnya yang benar sebagai berikut: “Tuhan Allah berfirman: ‘aku adalah Alfa dan Omega, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, yang Maha Kuasa. (The lord God says: ‘I am alpha and omega, the one who is and who was, and who to come, the Almighty).”
Dengan pembetulan ini jelaslah bahwa ayat ini merupakan penegasa Allah dan bukan penegasan dari Yesus.

2. Keazalian (pra-eksistensi) Kristus
Ayat lain yang umum digunakan untuk mendukung ketuhanan Yesus adalah Yohanes 8: 58: “Kata Yesus kepada mereka: ‘Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada’.” ayat ini diambil untuk mempertuhankan Yesus bahwa Yesus sudah ada sebelum kehadiran muka bumi. Kesimpulannya adalah Yesus harus menjadi Tuhan sebelum kehadiran bumi. Namun dalam hal ini kitab Injil maupun al-Qur’an menjelaskan bahwa manusia, para Nabi dan sebagainya juga sama seperti Yesus bahwa sudah ada sebelum dunia ini tercipta.
Contohnya Nabi Sulaiman yang diberitahu oleh Allah dalam kitab Amsal 8:23-27 berkata, “sudah sejak zaman purbakala aku dibentuk, pada mula pertama sebelum bumi ada. sebelum air samudra raya ada, aku telah lahir, sebelum ada sumber-sumber yang sarat dengan air. Sebelum gunung-gunung tertanam dan lebih dahulu dari bukit-bukit aku telah lahir; sebelum Ia membuat bumi dengan padang-padangnya atau debu dataran yang pertama....”.
Menurt kitab ayub 38:4 dan 21, Allah menyapa Nabi Ayub sebagai berikut: “dimanakah engkau, ketika Aku meletakan dasar bumi? Ceritakanlah, kalau engkau mempunyai pengertian!

...tentu engkau mengenalnya, karena ketika engkau lahir, jumlah hari-harimu telah banyak!”
Dalam hal ini senada seperti apa yang dijelaskan Allah dalam al-Qur’an bahwa manusia telah dicipatakan dalam bentuk ruh sebelum bumi diciptakan.
Al-A’raf 172
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi." (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)",

3. Anak Allah
Bukti lain yang mereka klaim bahwa Yesus adalah tuhan adalah bahwa Yesus adalah Anak Allah. Dan hal ini cukup banyak terdapat di dalam Injil.
Namun dalam hal ini ada banyak ayat lain pula yang menjelaskan bahwa yang disebut anak Allah tidak hanya Yesus.
Seperti Allah menyebut Israel (Nabi Ya’kub) “anak”-Nya ketika Dia memerintahkan kepada Nabi Musa pergi ke Fir’aun dalam keluaran 4:22-23, “maka engkau harus berkata kepada Fir’aun: beginilah firman TUHAN: Israel ialah anak-Ku, anak-Ku yang sulung; sebab itu Aku berfirman kepadamu: Biarkan anak-Ku itu pergi, supaya ia beribadah kepada-Ku.” (lihat Hosea 1:10, dari king james version)

Dalam kitab II samuel 7:13-14 , Allah menyebut Nabi Sulaiman anak-Nya, “ Dia (Sulaiman)-lah yang akan mendirikan rumah bagi nama-Ku dan Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya untuk selama-lamanya. Aku akan menjadi bapanya, dan ia akan menjadi anak-Ku.”
Demikian pula malaikat juga disebut anak Allah: pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap TUHAN dan di antara mereka datanglah juga Iblis.” Kitab Ayub 1:6

Kemudian pada perjanjian baru juga sama, banyak ayat yang menyatakan bahwa yang di beri gelar anak Tuhan tidak hanya Yesus sendiri.
Injil Lukas menerangkan bahwa nenek moyang Yesus sampai ke Adam. Dia menulis: “Anak Enos, anak Set, anak Adam, anak Allah.” Lukas 3:38.

Kemudian sebagian orang kristen mengklaim ada yang lebih unik Yesus dari pada lainnya. Yaitu bahwa Yesus diperanakan (begotten).
Namun hal ini juga dapat disanggah oleh pernyataan Allah bahwa Daud juga diperanakan.
“Aku mau menceritakan tentang ketatapan TUHAN; Ia berkata kepadaku: “Anak-Ku engkau! Engkau telah Kupernakkan pada hari ini.’ “ Mazmur 2:7

Selain itu yang perlu diperhatikan Yesus tidak hanya digelari anak Tuhan, tetapi juga sering disebut bahwa dia adalah anak manusia.

Misalnya Lukas 9:22. Dalam injil Lukas 4:41, dia benar-benar disebut anak Manusia. : Dari banyak orang ke luar juga setan-setan sambil berteriak: “Engkau adalah Anak Allah.’ Lalu dengan keras dan tidak memperbolehkan mereka berbicara, karena mereka tahu bahwa ia adalah Mesias.”
Karena orang Ibrani percaya bahawa Tuhan itu Esa, tidak beranak dan tidak pula diperanakan dengan pengertian harfiah manapun. Yang jelas ungkapan bahwa “Anak Allah” bukan berarti adalah anak Allah dalam sesungguhnya. Akan tetapi ‘Anak Allah’ disini adalalah “hamba Allah”. Seorang yang beriman kepada Tuhan kemudian berbuat baik dan beramal shaleh. Seorang yang tulus serta cinta kepada Tuhannya sebagaimana anak cinta kepada bapaknya.

Dalam hal ini Injil menjelaskan: berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.” Matius 5:9

4. Bersatu denga Tuhan
Orang orang yang mengklaim bahwa Yesus adalah Tuhan, beranggapan bahwa dia bukan Tuhan yang terpisah. Melainkan inkarnasi (penjelmaan) Tuhan yang satu dan sama. Mereka menggambarakan kepercayaan ini dari ayat 30 dari injil menurut Yohanes, pasal 10 dimana Yesus diberitahukan bahwa, “Aku dan Tuhan adalah satu.” Dengan keluar dari konteksnya , ayat ini mengesankan ketuhanan Yesus. Akan tetapi ketika orang-orang Yahudi menuduh Yesus mengklaim atas ketuhanannnya, di dasarkan pada pernyataan, “Kata Yesus kepada mereka: ‘Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat Kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah?’ “ (Yesus termaktub dalam Kitab Mazmur 82:6 “ Aku sendiri telah berfirman: ‘Kamu adalah allah: dan kamu sekalian adalah anak-anak Yang Mahatinggi’ “)

Dia melururskan meraka, dengan sebuah contoh skriptual yang mereka kenal, bahwa pada saat dia menggunakan bahasa kiasan dari para Nabi tidaklah bisa ditafsirkan dengan menggambarkan Ketuhanan bagidirinya atau bagi orang lain.
Bukti lebih lanjut dapat dilihat dari ayat kesepuluh dan kesebelas dari Injil menurut Yohanes, pasal 14 dimana orang-orang meminta kepada Yesus untuk memperlihatkan kepada mereka sang Bapa. Dan Dia disangka benar pernah berkata: “Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, Tetapi Bapa yang diam dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaaan-pekerjaan itu sendiri.”

Kemudian jika ayat-ayat lain diabaikan maka Frase di atas akan menjadikan klaim atas ketuhanan Yesus adalah benar.

Dalam ayat selanjutnya kitab Yohanes 14:20, Yesus juga di beritahukan pernah berkata kepada murid-muridnya, “Pada waktu itulah kamu akan tahu, bahwa Aku di dalam Bapa-Ku dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu.” Jadi pernyataan Yesus bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku bukan berarti penyatuan dalam bentuk zat. Akan tetapi hanya dalam penyatuan maksud dan tujuan. Seandainya diartikan penyatuan zat maka murid-murid Yesus juga Tuhan.
Kemudian secara lebih jelas dalam Yohanes 17:20-21 Yesus berkata: “dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi untuk juga orang-orang ,yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita.”

Jadi cukup jelaslah bahwa maksud pernyataan Yesus Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku adalah kesatuan dalam maksud dan tujuan.

5. Dia menerima sembah
Adalah sesuatu yang masih diperdebatkan bahwa yesus menerima sembah (di sembah) oleh pengikutnya. Dan hal ini menunjukan bahwasanya Yesus adalah Tuhan yang disembah.

Bagaimanapun dalam ayat ini jelas merupakan adalah sebuah kesalahan dalam penerjemahan Injil. Hal ini bisa dilihan dalam inijil terjemahan Versi King James dan Versi Standar revisian yang memberi tahukan akan kedatangan tiga orang bijak yang datang dari timur. Mereka diberitahukan dalam matius 2:2 yang menyebutkan, “Dimanakah dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya ketika terbit di Timur dan kami datang untuk menyembah dia.” (...we have to come to worship him). Soal penyembahan ini bisa dilihat di matius 2:8 dan 28:9, dimana Yesus di sembah.

Meski demikian dalam terjemahan alkitab baru Amrika, ayat itu terbaca, :Di manakah raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah meliha bintang-nya saat naik dan kami datang untuk memberi penghormatan kepadanya.” (....and have to come to pay him homage).
Dalam hal ini seperti yang dijelaska oleh pakar termasyhur di bidang al-kitab dan bahasa aslinya, George M/. Lamsa, “Istilah bahasa Aram sagat, yaitu sembah, juga berarti membungkuk atau berlutut. Orang-orang timur pada umumnya memeberi salam kepada orang dengan membungkukan kepalanya atau berlutut. ... ia menyembahnya’. Tidak mengimplikasikan bahwa ia telah menyembah Yesus sepeti halnya orang yang menyembah Tuhan. Perbuatan semacam ini akan menjadi perbuatab yang melanggar kesucian dan satu pelanggaran terhadap firman Tuhan yang pertama menurur orang Yahudi, dan orang itu bisa dilempari batu. Namun ia berlutut di hadapan Yesus untuk menghaturkan penghormatan dan berterima kasih.” (Gospel Light,(1936 ed), Hal. 353), dikutip dari Jesus, hal 21.
Hal ini diperjelas lagi dengan bukti bahwa orang Yahudi melakukan hal yang sama kepada Daud, “ketika abigail melihat Daud, segeralah ia turun dari atas keledainya, sujud di hadapan Daud dengan mukanya sampai ke tanah.” I samuel 25:23

6. Pada mulanya adalah firman
mungkin kutipan yang paling umum untuk bukti bahwa Yesus adalah Tuhan adalah Yohanes 1:1 dan 14.
“pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu juga Allah...
Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemulaan-Nya..”
Akan tetapi, pernyataan tersebut bukan disampaikan oleh Yesus.dan tidak pula dengan mereka yang berhubungan dengannya menurut penulis Injil Yohanes. Oleh karena itu, ayat-ayat tersebut bukan bukti bagi ketuhanan Yesus, terutama mempertimbangkan segenap keraguan yang dipegang erat oleh sarjana-sarjana Alkitab yang telah mengarang The Five Gospels berkata: “dua lembaran yang dilukiskan oleh Yohanes dan Injil-injil synoptic (yaitu Injil Matius, Injil Markus, dan Injil Lukas) semuanya tidak akurat secara historis keduanya (The two pictures painted by John and the syp\noptic gospels (yaitu i.e., Injils of Matius, Markus dan Lukas).”... kata-kata yang dinisbatkan kepada Yesus dalam keempat Injil keempat itu adalah bikinan seorang penginjil kerena sebagian besar bagian ungkapannya mencerminkan bahsa yang berkembang dari umat kristen di masa Yohanes.” (Robert W, Funk, Roy W. Hoover dan The Yesus Seminar, The Five Gospels, New York; Polebridge Press, Macmillan Publishing Co., 1993, The Five Gospels, Hal. 10)
Istilah Yunani yang dipergunakan penulis Injil keempat yang tak dikenal namanya untuk “Firman” adalah “Logos”. Dengan melakukan demikian, sang penulis mengidentifikasikan Yesus dengan Logos pagan dari filsafat Yunani, yang menjadi nalar Tuhan terdapat dalam kosmos, yang mengaturnya dan memberinya bentuk dan arti. (New Encyclopaedia Britannica, Vol 7, hal 440)

Gagasan mengenai Logos dalam pemikiran Yunani mungkin dapat ditelusuri setidak-tidaknya pada filosof abad ke-6 sm. Heraccleitus, yang mengemukakan bahwa ada sebuah Logos dalam proses kosmik ini yang dapat disamakan dengan kekuatan penalaran dalam diri manusia. Selanjutnya, kaum Stoic mendefinisan Logos itu dengan sebuah Prinsip aktif, rasional dan spiritual yang menembus segala realitas.

Identifikasi Yesus denga Logos, lebih jauh dikembangkan dalam gereja dulu sebagai hasil dari usaha-usaha yang telah dikembangkan oleh teolog-teolog dan para apologis Kristen terdahulu untuk mengungkapkan term-term yang dapat dimengerti oleh dunia Hellenistik. Selain tiu, telah ditanamkan kesan kepada pendengar-pendengar mereka dengan pandangan bahwa agama kristen mengagung-agungkan atau mewarisi, segala yang terbaik dalam filsafat pagan.

Dengan demikian, menurut berbagai karya polemik dan pembela-pembelanya, Romo-romo Kristen terdahulu berpendapat bahwa Kristus adalah Logos yang sebelumnya sudah ada. (New Encyclopaedia Britannica, Vol 7, hal. 440)

Kata Yunani bagi Allah yang dipergunakan dalam frase “Firman itu bersama-sama denga Allah”, merupakan bentuk nyata hoteos, yang berati “Allah”. Akan tetapi dalam frase kedua “dan firman itu adalah Allah”, istilah Yunani yang dipergunakan untuk ‘Allah’ merupakan bentuk tentu tontheos, yang berarti ‘Tuhan’. Kerenanya Yohanes 1:1 lebih akurat harus diterjemahkan , “Pada mulanya dalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Tuhan. (in the beginning was the Word, and the Word was with God, and the Word was a God).” Oleh sebab itu, jika Firman adalah Tuhan dalam pengertian harfihanya, itu berarti bahwa ada dua Tuhan dan bukan satu Tuhan.

Bagaimanapun, menurut bahasa Alkitab, istilah ‘tuhan’ dupergunakan secara majazi (metavoris) untuk menunjukan kekuasaan. Misalnya Paulus menyebut Iblis dengan Ilah (tuhan) dalam II Korintus 4:4, “Orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan Ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah”.
Musa juga disebut Allah (tuhan) dalam kitab keluaran 7:1, “Berfirmanlah Tuhan keapda Musa: Lihat, Aku mengangkat engakau sebagai Allah bagi Fir’aun, dan Harun, abangmu, akan menjadi Nabimu.”
======

Jadi berhubung blm ngebaca sendiri, silaken klo ada comment sampein k penulisnya sendiri..atw, Ya bolehlah ntr dsampein.

Dan gak ada mksd apa2 dlm nulis notes ini, i just share what i knew,

Sumber :
Ilham, Mengenal Pribadi Yesus, http://kallolougi.blogspot.com/2009/04/mengenal-pribadi-yesus.html

Mengenal Pribadi Yesus dari Bible (1)

Posted by Unknown

Entah knp belakangan lg seneng mempelajari agama2 lain, mm..katany tidak ada agama yang paling benar, yg benar pasti hanya satu.
Iya jg sih, Jgn sampe kita manggut2 doang, nerimo, tanpa tahu asal-usul dan alasanya. Trs liat ada artikel ini, ah berhubung pjg, langsung kopas aj deh..

- Yesus adalah Utusan Allah.
Ada banyak ayat dalam perjanjian baru yang mendukung kerasulan Yesus (yakni menyatakan bahwa Yesus hanyalah Rasul bukan Tuhan). Seperti yang tertera dalam Injil

Matius 21:11. Dimana orang-orang menyebutnya sebagai Nabi. :” dan orang itu banyak menyahut : inilah Nabi Yesus dari Nazaret di Gallilea.”

Kemudian di dalam Injil Markus 6: 4, disebutkan bahwa Yesus menyebut dirinya sebagai Nabi. : “Maka Yesus berkata kepada mereka: ‘seorang Nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara keluarga dan kaum rumahnya.”

Kemudian pada ayat berikutnya Yesus mengakui bahwa dirinya adalah Rasul Allah.
Matius 10:40 : “barangsiapa yang menyambut kamu, ia menyambut Aku. Dan barang siapa yang menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku.”

Kemudian dalam Yohanes 17:3 : Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

Di dalam al-Qur’an banyak ayat yang menjelaskan bahwa Yesus (Nabi Isa As, Isa ibnu Maryam) adalah seorang Nabi dan Rasul Allah. Salah satunya adalah firman Allah Swt dalam surah Ash-Shaf: 6.
Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)." Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata."

- Yesus Manusia yang Mulia.

Ada banyak ayat dalam perjanjian Baru yang juga menolak ketuhanan Yesus.
Seperti Matius 19:17 Yesus yang menjawabnya sebagai seorang guru yang baik. : Jawab Yesus: "Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah."
Kemudian pada kitab Injil Yohanes 14:28: Yesus berkata; “Bapa lebih besar dari Aku” menjelaskan bahwa dirinya berbeda dengan Tuhan. Dan sesungguhnya kesempurnaan hanya milik Allah.
Kemudian pada Injil Yohanes 20: 17 : Kata Yesus kepadanya: "Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu."
Perkataan Yesus ini jelas lebih menekankan perbedaan antara dirinya dengan Allah. Kemudian dengan pernyataan ini dia berusaha menghindarkan klaim atas dirinya bahwa dirinya dalah Tuhan.
Kemudian segenap tulisan Paulus juga menyebutkan bahwa Yesus adalah manusia.
I timotius 2:5: Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus,


Kemudian pada injil markus 13:31-32 : “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.
Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja."
Dari ayat ini dinyatakan bahwa Yesus menyangkal dirinya Maha Tahu. Jelas sifat Maha Tahu hanya dimiliki oleh Allah. Dengan penyangkalan ini menjelaskan bahwa dirinya adalah manusia yang tidak bisa mengetahui hal-hal yang ghoib kecuali yang diberitakan kepadanya.

Di dalam al-Qur’an tidak hanya membenarkan Yesus sebagai Nabi dan Rasul Allah. Tetapi juga menolak ketuhanan Yesus sebagaimana dalam firman Allah :
Al-Maidah 75, menjelaskan bahwa perbuatan atau perilaku Yesus merupakan perilaku manusia

- Mu’jizat-mu’jizat
Di dalam al-Qur’an dan Injil banyak sekali ayat-ayat yang menjelaskan akan kemu’jizatan Yesus. Namun dalam memahami ayat-ayat tersebut terjadi perbedaan. Islam memandang mu’jizat-mu’jizat tersebut adalah sebuah bukti kerasulan atau kenabian Yesus (Isa Ibnu Maryam). Akan tetapi kristen memandang bahwa mu’jizat-mu’jizat tersebut adalah bukti bahwa Yesus adalah Tuhan.
Dalam hal ini banyak ayat-ayat bibel juga menjelaskan bahwa Nabi-Nabi memiliki mu’jizat yang sama bahkan terkadang lebih hebat dari Yesus.
II Raja-raja 4:42 Tentang memberi makan roti
II Raja-raja 5: 14 Yesus menyembuhkan penyakit kusta, demikian pula Elisa menyembuhkan penyakit kusta.
I Raja-Raja 17:22 membangkitkan orang mati
II Raja-raja 13:21
Kemudian ada pula keterangan dari Injil bahwa sanya kemu’jizatan yang dimilikinya bukan datang dari dirinya sendiri.
Yohanes 5:30 : Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri...
Lukas 11:20
-------------------------------------------------------------------------------------------------------- Berlanjut

Biar gak jd kasus plagiat, kt Harmad harus jelas sumbernya, hehe,
sumber:
Ilham, Mengenal Pribadi Yesus, http://kallolougi.blogspot.com/2009/04/mengenal-pribadi-yesus.htm

Kelahiran Yesus Dalam Bible (2)

Posted by Unknown

Wuih, pengen ngelanjutin notes yg sebelumnya..
Tapi gimana ya, sangat2 berbau SARA sih, jadi harus seobjektif mungkin dan didukung dari sumber2 terpecaya.

Notes ini cuma sharing pengetahuan dan ajakan agar kita berfikir kritis, sekaligus menanggapi pernyataan bahwa agama bukanlah doktrin, bagaimana kita bisa meyakini apa yang kita anut tanpa mengetahui asal-usul yang kita anut.

Ngelanjutin notes sebelumnya tentang tugas hidup Yesus di dunia,
Dalam kitab suci umat Islam secara jelas diterangkan tentang jawaban pertanyaan ini,

Dan (aku datang kepadamu) membenarkan Taurat yang datang sebelumku, dan untuk menghalalkan bagimu sebagian yang telah diharamkan untukmu, dan aku datang kepadamu dengan membawa suatu Tanda (Mukjizat) dari Tuhan-mu. Karena itu bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku
[QS Ali Imran : 50]

Dari ayat di atas, tugas Yesus (Nabi Isa) adalah membenarkan kitab Taurat dan mengubah beberapa hukum yang sudah menyimpang. Jadi Yesus tidak membawa hukum baru, tetapi hanya membetulkan hukum-hukum yang sudah ada.

Seperti yang terjadi kalo ada orang yang memperbaiki ajaran yang telah menyimpang, selalu saja terjadi pro dan kontra. Begitu pun ketika Yesus datang, banyak orang-orang Yahudi yang tidak suka padanya hingga terjadi banyak tekanan bagi para pengikut Nabi Isa. Karena tekanan itu jugalah, banyak dari mereka yang kembali pada agama lama.

Hal ini menyebabkan Nabi Isa sampai harus mengumpulkan para pengikutnya yang tersisa yang dikenal dengan kaum Hawariyyin (Umat kristiani mengenalnya dengan murid-murid Yesus).
Menurut Umat Kristen, di dalam lingkaran pemuridan dalam, Yesus memiliki 12 orang murid. Mereka adalah:
• Simon bin Yunus (alias Petrus)
• Andreas bin Yunus
• Yakub bin Zabdi
• Yahya bin Zabdi (alias Yohanes)
• Pilipus
• Natanael (alias Bartolomeus)
• Thomas
• Mathius bin Alpius (alias Lewi, pemungut cukai dari Kapernaum)
• Yakub bin Alpius
• Lebeus (alias Tadeus)
• Simon Zelotes (dari Kanani)
• Yudas Iskariot
Sumber: Isa dalam Wikipedia

Simon Petrus, Andreas, Yakobus, Yohanes, Filipus, Bartolomeus, Tomas, Yakobus, Matius, Simon orang Kana, Yudas Iskariot, dan Yudas anak Yakobus.
Sumber: Yesus dalam Wikipedia

Di antara keduabelas murid tersebut ada tiga orang murid yang lebih sering diajak oleh Yesus untuk menyaksikan dan belajar dari pelbagai mujizat yang diadakan oleh Yesus, yakni Simon Petrus, Yakobus dan Yohanes. Dan, dari ketiga murid tersebut, Yohanes merupakan murid yang paling dikasihi Yesus (Yohanes 21:20).

Kemudian Isa berkata,
…Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku untuk (menegakkan agama) Allah?” Para hawariyyin (sahabat-sahabat setia) menjawab: “Kamilah penolong-penolong (agama) Allah, kami beriman kepada Allah; dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berserah diri. (QS Ali Imran : 52)

Salah seorang hawariyyin ini dikenal bernama Yudas Iskariot. Dialah yang mengkhianati Nabi Isa untuk dibunuh. Dengan dijanjikan imbalan harta, penguasa yang zalim dan kaum Yahudi yang benci terhadap Yesus itu kemudian minta ditunjukan tempat persembunyian Yesus. Yesus pun sebenarnya sudah mengetahui kalau dirinya diinginkan untuk ditangkap bahkan dibunuh. Dalam Al-Quran, “Sesungguhnya di antara kamu semua makan dan minum bersamaku namun sampai hati menunjukan jejakku“.

Bersama-sama dengan orang-orang Yahudi, Yudas mendatangi persembunyian Yesus. Tapi pertolongan Allah datang. Ketika Yesus hendak ditangkap, maka Allah lewat perantaraan Jibril mengubah wajah Yudas menjadi wajah Yesus, sementara Yesus sendiri segera diangkat oleh Allah ke suatu tempat.
Kesalahan penangkapan ini menimbulkan kontroversi saat itu. Sebagian orang percaya bahwa yang benar-benar disalib adalah Yesus (Nabi Isa). Sedangkan sebagian lainnya memilih tidak percaya karena yang berubah dari diri Yudas hanya wajahnya, sedangkan tubuhnya tidak (badannya masih badan Yudas, jd banyak yg ga percaya).

“ Padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keraguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mungkin sangkaan belaka, mereka tidak pula yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa” (QS An-Nisa : 157)

Wuih, ngeliat di filmnya serem abis, kalo ga salah judulnya “The Passion of Christ” (kalo g salah sutradaranya Mel Gibson). Sebelum disalib Yudas dicambuk-cambuk dulu oleh org Romawi sampe sobek-sobek kulit dagingnya.
Ternyata balasan orang yang berkhianat tidak hanya di Akhirat ya, bahkan di duniapun sudah diperlihatkan.

Kontroversi penangkapan ini berlangsung bertahun-tahun lamanya. Untuk menghentikan kontroversi tersebut, ada seorang yang bernama Paulus. Dia adalah orang yang jenius dan pandai dalam urusan Injil dan Taurat hingga menjadi semacam ulama kala itu. Bahkan dalam bible diketahui bahwa Ia adalah seorang Yahudi yang dahulunya pernah menganiaya orang Kristen pengikut Yesus, namun ia sadar dan merasa dimarahi Yesus. Kemudian untuk membalas dosa-dosanya ia berusaha menyebarkan agama Kristen keluar Nazaret. Agama Kristen dibawa oleh Paulus ke Roma, karena Pauluslah orang yang dianggap sangat gigih untuk keluar batas “keYahudian” meskipun ia tidak termasuk salah satu dari murid Yesus.

Ketika dikaitkan dengan pembawa pertamanya, seolah-olah ajaran Kristen sudah terputus, karena Paulus tidak bertemu langsung dengan Yesus. Meskipun demikian, menurut kepercayaan mereka Paulus dalam membuat rumusan ajaran Kristen baik dalam teologi ataupun etika mendapat bimbingan langsung dari Allah dan Paulus adalah orang suci yang tidak mungkin salah.
Dia mengeluarkan tiga fatwa yang berbunyi :

Manusia memiliki dosa warisan dari zaman Nabi Adam.
Yesus adalah anak Tuhan
Tuhan ada tiga, yaitu Tuhan Bapa, Tuhan Anak, dan Roh Kudus

Karena ketiga fatwa itulah, maka ajaran yang dibawa oleh Yesus semakin lama semakin samar.
Sementara dalam Agama Islam, seseorang terlahir dalam keadaan fitrah (suci), memang masuk akal sih. Tuhanpun Maha Esa dan Maha Besar sehingga tidak membutuhkan bantuan Tuhan Lain untuk mengatur hambaNya. Kedudukan Yesus sendiri berbeda-beda dalam tiga pandangan keyakinan.

Menurut orang Yahudi :
1. Yesus lahir dari perbuatan zina; mengaku menjadi Mesias yang dinantikan Bani Israil.
2. Yesus layak mati disalib sebagai hukuman terhadap pengakuannya sebagai Mesias.

Menurut orang Kristen :
1. Yesus adalah Tuhan Putra, pribadi kedua Tuhan.
2. Yesus mengalami kematian di kayu salib untuk menebus dosa warisan umat manusia.

Menurut orang Islam :
1. Yesus lahir karena ketentuan Allah ( kalimat Allah ), dilahirkan ibundanya Siti Maryam binti Imran dalam keadaan suci ( fitrah ).
2. Yesus adalah seorang utusan Allah, bukan Tuhan sebagaimana penjelasan surat Al maidah/ 5:73.
” Sesunguhnya kafirlah orang –orang yang mengatakan bahwasannya Allah salah satu dari tiga, padahal sekali-kali tiddak ada Tuhan ( yang berhak disembah ) selain Tuhan Yang Maha Esa . Jika mereka Tidak berhenti dari apa yamg mereka katakan itu, pasti orang – orang kafir diantara mereka akan tertimpa siksaan yang pedih.”

3. Yesus diselamatkan Allah dari kematian di kayu salib.


Lha trs, jadi penasaran, gimana caranya Paulus bisa menyebarkan Kristen ke Bangsa Romawi yang sangat membenci Agama Kristen?

Mmm..Jadi ingat ceramah jumat pas di Salman, trs liat lagi sejarah bangsa Romawi di Wikipedia, dan ya awalnya Agama Kristen disebarkan sembuni-sembunyi. Lalu mereka menyesuaikan agama Kristen dengan kondisi bangsa Romawi agar dapat diterima. Sebelumnya bangsa Romawi menyembah dewa-dewa dan berhala (patung-patungan), berarti gak aneh juga kalo di gereja Katolik biasanya ada patung Bunda Maria dan patung Yesus. Tapi banyak juga yang menolak dan menganggapnya menyembah berhala. Ditambah dengan ketidakpuasannya pada kalangan gereja saat menerbitkan surat pengampunan dosa (untuk pembangunan gereja besar-besaran), seorang Imam bernama Martin Luther ketika pada tahun 1517 M menjadi penggerak awal bedirinya Gereja Protestan.
Lalu penyebaran memasuki wilayah Eropa. Ketika memasuki wilayah Belanda, pada saat itu di sana sudah ada tradisi perayaan besar-besaran berupa pemujaan dewa-dewa mereka pada saat itu. Ciri khasnya adalah di jalan-jalan ramai dengan kendaraan serupa delman dengan kaki seperti papan ski. Delman tersebut ditarik oleh rusa-rusa dan diikatkan dengan tali temali. Perayaan yang tersebut sudah menjadi tradisi mereka yang dirayakan setiap musim salju tanggal 25 Desember. Konon sejak saat itu Agama Kristiani menjadikan perayaan tersebut dan menetapkan 25 Desember sebagai hari raya natal kelahiran Isa Al-Masih
----------------------------------------------------------------------------------------Bersambung lagi kayanya

Kelahiran Yesus Dalam Bible (1)

Posted by Unknown

Mmm... sempet baca dari literatur, ternyata dalam Bibel ada juga pernyataan tentang kelahiran Yesus Lho.. Ada di Lukas 2:1-8 dan Matius 2:1,10,11. Sedangkan Injil lain, Markus dan Yohanes nggak menuliskan kisah kelahiran Yesus.

Lukas 2:1-8:
”Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia.
Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria. Maka pergilah semua orang mendaftarkan diri, masing-masing di kotanya sendiri.
Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galelilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud- supaya didaftarkan bersama dengan Maria, tunangannya yang sedang mengandung.
Ketika mereka disitu tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lapin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.
Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam.”

Jadi, menurut Bibel, Yesus lahir pada masa kekuasaan Kaisar Agustus yang saat itu yang sedang melaksanakan sensus penduduk (kira-kira 7M=579 Romawi). Yusuf, tunangan Maria, ibu Yesus, berasal dari Betlehem, maka mereka bertiga ke sana, dan lahirlah Yesus di Betlehem, anak sulung Maria. Maria membungkusnya dengan kain lampan dan membaringkannya dalam palungan (tempat makan sapi, domba yang terbuat dari kayu). Peristiwa itu terjadi pada malam hari di mana gembala sedang menjaga kawanan ternak mereka di padang rumput. Hmm…Oh gt ya..? Ok ok..

Terus kalo menurut Matius 2:1, 10, 11
Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman Herodus, datanglah orang-orang Majus dari Timur ke Yerusalem. Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersuka citalah mereka. Maka masukalah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibunya.

Jadi menurut Matius, Yesus lahir dalam masa pemerintahan raja Herodus yang disebut Herodus Agung yang memerintah tahun 37 SM- 4 M (749 Romawi), ditandai dengan bintang-bintang yang terlihat oleh orang-orang Majusi dari Timur.

Pernyataannya agak berbeda ya antara kedua Injil tadi (Lukas 2:1-8 dan Matius 2:1, 10, 11) dalam menjelaskan kelahiran Yesus. Tapi ada samanya juga, ternyata keduanya tidak menunjukan kelahiran Yesus tanggal 25 Desember. Penggambaran kelahiran yang ditandai dengan bintang-bintang di langit dan gembala yang sedang menjaga kawanan domba yang dilepas bebas di padang rumput beratapkan langit dengan bintang-bintangnya yang gemerlapan, menunjukkan kondisi musim panas sehingga gembala berdiam di padang rumput dengan domba-domba mereka pada malam hari untuk menghindari sengatan matahari. Sebab jelas 25 Desember adalah musim dingin. Sedang suhu udara di kawasan Palestina pada bulan Desember itu sangat rendah sehingga salju bukan merupakan hal yang mustahil.

Sekarang kita cari pembanding lagi, coba cari di kitab suci Umat Islam yang kira-kira deket saat-saat kelahiran Yesus.

”Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (Maryam) bersandar pada pangkal pohon kurma, ia berkata: ”Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan”. Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah. ”Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu (untuk minum). Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu kearahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu”
(Surat Maryam, 19: 23-25)


Jadi menurut Al Quran, Yesus dilahirkan pada musim panas di saat pohon-pohon kurma berbuah dengan lebatnya. Trs qta liat juga pendapat sarjana Kristen Dr. Arthus S. Peak, dalam Commentary on the Bible: Yesus lahir dalam bulan Elul (bulan Yahudi), bersamaan dengan bulan Agustus-September. Sementara itu Uskup Barns dalam Rise of Christianity – seperti juga dikutip oleh Soleh A. Nahdi berpendapat sebagai berikut:

”Kepercayaan, bahwa 25 Desember adalah hari lahir Yesus yang pasti tidak ada buktinya. Kalau kita percaya cerita Lukas tentang hari lahir itu dimana gembala-gembala waktu malam menjaga di padang di dekat Betlehem, maka hari lahir Yesus tentu tidak di musim dingin di saat suhu di negeri pegunungan Yudea amat rendah sekali sehingga salju merupakan hal yang tidak mustahil. Setelah terjadi banyak perbantahan tampaknya hari lahir tersebut diterima penetapannya kira-kira tahun 300 Masehi”

Oh jadi kalo gitu, semakin yakin dong kalo ternyata Yesus lahir bukan 25 Desember saat musim salju... Bener ga sih?
Ya jawabannya kita tanya ke ibunya Yesus lah..Berarti sebaiknya kita harus kenal juga dengan Bunda Maria.
Kalo gt siapa sih Bunda Maria?
Mungkin ada baiknya kita flashback beberapa tahun ke belakang..

Yang menjadi tokoh sentral sekarang adalah Imran dan keluarganya. Dia tinggal di Palestina dan mempunyai istri bernama Hana. Lalu apa keistimewaannya sehingga nama Imran menjadi nama surat ke-3 dalam kitab suci umat Islam?

Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga ‘Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing) [QS. Ali Imran: 33]

Dalam ayat di atas, disebutkan bahwa Imran adalah salah satu orang pilihan Tuhan. Artinya, Imran pasti orang baik dan ternyata Imran memang seorang yang shaleh.
Nah, yang agak lupa (mungkin denger khotbahnya terkantuk-kantuk), entah keluarga Imran sudah lama tidak dikarunia seorang anak atau sudah dikaruniai anak tapi laki-laki semua, sehingga ketika Hana sedang hamil, dia mengucapkan sebuah nazar,
… Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). Karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
[QS. Ali Imran: 35]

Ketika anak dalam kandungan itu lahir, ternyata jenis kelaminnya perempuan. Anak itu dinamai Maryam (orang Kristen mengenalnya dengan nama Maria) dan sesuai nazar, anak itu diserahkan ke sebuah masjid untuk diwakafkan diiringi sebuah doa,
… Ya Tuhanku, sesunguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk.
[QS Ali Imran : 36]

Ketika dititipkan di masjid, bayi itu menjadi rebutan orang. Semua ingin mengurusnya hingga harus diadakan perlombaan memanah untuk menentukan orang yang paling berhak atasnya.
Ketika itu, keluar sebagai pemenang adalah seorang nabi yang juga pengurus masjid bernama Zakaria. Lewat perantaraan nabi tersebut, Allah mendidik Maryam dengan baik.

Sebelum diterusin, sebentar kita bahas dulu Zakaria.
Zakaria adalah keturunan Solomo ( Sulaiman a.s.) dan Solomo adalah keturunan Daud. Dia diutus Tuhan sebagai Nabi pada kaum Bani Israel. Ketika itu kaum Bani Israel keadaannya sangat parah. Kebiasaan menyembah berhala dan berbuat maksiat sukar diluruskan.

Semakin lama, usia Zakaria semakin bertambah tua sedangkan Bani Israel masih tak mau mengikuti ajarannya. Nabi Zakaria seringkali merasa risau karena usianya sudah mencapai 120 tahun dan istrinya 98 tahun namun belum juga diberi keturunan. Siapakah yang akan meneruskan cita-cita dan perjuangannya? Zakaria selalu berdoa kepada Tuhan agar dilimpahi keturunan,

Zakaria berkata, “Wahai Tuhanku, sesungguhnya tulang-tulangku telah menjadi lemah dan kepalaku sudah ditumbuhi uban. Tetapi aku tidak pernah kecewa dalam berdoa kepadaMu. Sesungguhnya aku khawatir kaum keluargaku, sedangkan istriku seorang yang mandul. Maka anugerahilah aku seorang pengganti dari hadirat-Mu yang akan mewariskan aku dan keturunan Ya’kub (QS Maryam : 4-6)

Zakaria menyadari memang dia tak punya harapan untuk bisa punya anak, karena istrinya mandul. Namun ia pun tahu bahwa Allah bisa berbuat apa saja. Dan doanya terkabul. Istrinya yang mandul itu kemudian hamil. Lalu lahirlah bayi laki-laki yang diberi nama Yahya (umat Kristen kemudian menyebutnya dengan nama John Sang Pembaptis)

Kembai lagi ke kisah Maryam,
Sejak kecil, sering terjadi kejadian aneh pada Maryam. Setiap kali Zakaria masuk ke kamar Maryam, di sana selalu ada makanan. Hal ini sangat mengherankan sehingga satu kali Zakariya bertanya,
“…Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?” Maryam menjawab: “Makanan itu dari sisi Allah.” Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab. [QS Ali Imran : 37]

Hal ini menandakan bahwa Maryam memang termasuk orang yang terpilih dan disayang Allah.
Lalu ketika Maryam beranjak remaja, malaikat Jilbril datang dan berkata kepadanya,
…Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu, dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu). Hai Maryam, taatlah kepada Tuhanmu, sujud dan rukulah bersama orang-orang yang ruku. [QS. Ali Imran: 42-43]

Berita itu segera disusul oleh sebuah berita lain yang juga dibawa oleh Jibril,
…Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah). [QS Ali Imran : 45]

Kalimat itu terbukti kebenarannya dengan peristiwa hamilnya Maryam. Untuk menghindari gunjingan orang-orang sekitar, Maryam segera menyembunyikan kehamilannya dan berangkat ke kampung halamannya di Betlehem hingga akhirnya Yesus lahir di sana.

Yesus dalam tradisi sejarah umat Islam sebenarnya Isa Al Masih putera Maryam. Sebutan ”Isa” (Bhs Arab) berasa dari bahasa Ibrani dari kata ”Esau”. Dalam bahasa Latin nama itu menjadi “Yesus”. Munculnya nama Yesus terjadi pada peristiwa pengadilan Isa Al-Masih oleh mereka yang hadir dengan menambahkan huruf “J” pada awal dan “S” pada akhir kata “Esau” sehingga menjadi Yesus. Nama Yesus baru populer pada abad ke 2. Populernya nama Yesus akhirnya menenggelamkan nama Esau dikalangann Kristen. Sedangkan Al-Quran dan umat Islam tetap mempertahankan nama Esau (Isa dalam dialeg Arab).

Sedangkan kata Masyiakh, Messiah, atau Mesyah berasal dari bahasa Arab dari kata Masaha. Dengan tiga huruf mati yang terkandungnya yaitu M-S-H, yang berarti mengusap. Dalam perkembangan selanjutnya orang Yunani mengubah sebutan Messiah bagi Isa menjadi Kristos yang berarti yang disiram dengan minyak (diurapi). Oleh orang eropa Yesus disebut Christus atau Kristus, yaitu sang penyelamat atau sang penebus dosa.

Dari potongan kisah di atas, kita lihat bahwa Yesus (Isa) adalah anak Maryam, sedangkan Maryam adalah anak Imran dan Hana. Jadi Yesus bukan keturunan Daud. Setelah tahu sejarah kelahiran Nabi Isa, artinya kita tahu agama yang dianut oleh Yesus dan keluarganya, Islam. Maka muncul, pertanyaan berikutnya, apa sebenarnya tugas Jesus (Nabi Isa a.s) di dunia?
------------------------------------------------------------------------------------------------BERSAMBUNG

"Bagaimana bisa mereka meyakini ap yg dianutnya tanpa mengetahuii asal-usul yg dianutnya, karena agama bukanlah doktrin"

Tidak ada maksud lain apapun dalam notes ini, kecuali hanya membagi ilmu yg telah diterima, mhn maaf klo ada kesalahan, Sesugguhnya kebenaran hanya milik Allah semata

Sumber :
Ilham, Mengenal Pribadi Yesus, http://kallolougi.blogspot.com/2009/04/mengenal-pribadi-yesus.html
Ceramah Jumat Salman ITB, 25 Desember 2009 oleh Dr. KH. Asep Zaenal Ausop, M.Ag, disarikan By Hendra Veejay
Hj. Irena Handono; Perayaan Natal 25 Desember Antara Dogma dan Toleransi
http://id.wikipedia.org/wiki/Yesus
http://id.wikipedia.org/wiki/Isa
abbas85.wordpress.com/wp-admin/
Dj. Q. Nasution. (tanpa tahun). Sejarah Romawi. Bandung : K.P.P.K Balai Pendidikan Guru.