Kelahiran Yesus Dalam Bible (2)
Posted byWuih, pengen ngelanjutin notes yg sebelumnya..
Tapi gimana ya, sangat2 berbau SARA sih, jadi harus seobjektif mungkin dan didukung dari sumber2 terpecaya.
Notes ini cuma sharing pengetahuan dan ajakan agar kita berfikir kritis, sekaligus menanggapi pernyataan bahwa agama bukanlah doktrin, bagaimana kita bisa meyakini apa yang kita anut tanpa mengetahui asal-usul yang kita anut.
Ngelanjutin notes sebelumnya tentang tugas hidup Yesus di dunia,
Dalam kitab suci umat Islam secara jelas diterangkan tentang jawaban pertanyaan ini,
Dan (aku datang kepadamu) membenarkan Taurat yang datang sebelumku, dan untuk menghalalkan bagimu sebagian yang telah diharamkan untukmu, dan aku datang kepadamu dengan membawa suatu Tanda (Mukjizat) dari Tuhan-mu. Karena itu bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku
[QS Ali Imran : 50]
Dari ayat di atas, tugas Yesus (Nabi Isa) adalah membenarkan kitab Taurat dan mengubah beberapa hukum yang sudah menyimpang. Jadi Yesus tidak membawa hukum baru, tetapi hanya membetulkan hukum-hukum yang sudah ada.
Seperti yang terjadi kalo ada orang yang memperbaiki ajaran yang telah menyimpang, selalu saja terjadi pro dan kontra. Begitu pun ketika Yesus datang, banyak orang-orang Yahudi yang tidak suka padanya hingga terjadi banyak tekanan bagi para pengikut Nabi Isa. Karena tekanan itu jugalah, banyak dari mereka yang kembali pada agama lama.
Hal ini menyebabkan Nabi Isa sampai harus mengumpulkan para pengikutnya yang tersisa yang dikenal dengan kaum Hawariyyin (Umat kristiani mengenalnya dengan murid-murid Yesus).
Menurut Umat Kristen, di dalam lingkaran pemuridan dalam, Yesus memiliki 12 orang murid. Mereka adalah:
• Simon bin Yunus (alias Petrus)
• Andreas bin Yunus
• Yakub bin Zabdi
• Yahya bin Zabdi (alias Yohanes)
• Pilipus
• Natanael (alias Bartolomeus)
• Thomas
• Mathius bin Alpius (alias Lewi, pemungut cukai dari Kapernaum)
• Yakub bin Alpius
• Lebeus (alias Tadeus)
• Simon Zelotes (dari Kanani)
• Yudas Iskariot
Sumber: Isa dalam Wikipedia
Simon Petrus, Andreas, Yakobus, Yohanes, Filipus, Bartolomeus, Tomas, Yakobus, Matius, Simon orang Kana, Yudas Iskariot, dan Yudas anak Yakobus.
Sumber: Yesus dalam Wikipedia
Di antara keduabelas murid tersebut ada tiga orang murid yang lebih sering diajak oleh Yesus untuk menyaksikan dan belajar dari pelbagai mujizat yang diadakan oleh Yesus, yakni Simon Petrus, Yakobus dan Yohanes. Dan, dari ketiga murid tersebut, Yohanes merupakan murid yang paling dikasihi Yesus (Yohanes 21:20).
Kemudian Isa berkata,
…Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku untuk (menegakkan agama) Allah?” Para hawariyyin (sahabat-sahabat setia) menjawab: “Kamilah penolong-penolong (agama) Allah, kami beriman kepada Allah; dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berserah diri. (QS Ali Imran : 52)
Salah seorang hawariyyin ini dikenal bernama Yudas Iskariot. Dialah yang mengkhianati Nabi Isa untuk dibunuh. Dengan dijanjikan imbalan harta, penguasa yang zalim dan kaum Yahudi yang benci terhadap Yesus itu kemudian minta ditunjukan tempat persembunyian Yesus. Yesus pun sebenarnya sudah mengetahui kalau dirinya diinginkan untuk ditangkap bahkan dibunuh. Dalam Al-Quran, “Sesungguhnya di antara kamu semua makan dan minum bersamaku namun sampai hati menunjukan jejakku“.
Bersama-sama dengan orang-orang Yahudi, Yudas mendatangi persembunyian Yesus. Tapi pertolongan Allah datang. Ketika Yesus hendak ditangkap, maka Allah lewat perantaraan Jibril mengubah wajah Yudas menjadi wajah Yesus, sementara Yesus sendiri segera diangkat oleh Allah ke suatu tempat.
Kesalahan penangkapan ini menimbulkan kontroversi saat itu. Sebagian orang percaya bahwa yang benar-benar disalib adalah Yesus (Nabi Isa). Sedangkan sebagian lainnya memilih tidak percaya karena yang berubah dari diri Yudas hanya wajahnya, sedangkan tubuhnya tidak (badannya masih badan Yudas, jd banyak yg ga percaya).
“ Padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keraguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mungkin sangkaan belaka, mereka tidak pula yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa” (QS An-Nisa : 157)
Wuih, ngeliat di filmnya serem abis, kalo ga salah judulnya “The Passion of Christ” (kalo g salah sutradaranya Mel Gibson). Sebelum disalib Yudas dicambuk-cambuk dulu oleh org Romawi sampe sobek-sobek kulit dagingnya.
Ternyata balasan orang yang berkhianat tidak hanya di Akhirat ya, bahkan di duniapun sudah diperlihatkan.
Kontroversi penangkapan ini berlangsung bertahun-tahun lamanya. Untuk menghentikan kontroversi tersebut, ada seorang yang bernama Paulus. Dia adalah orang yang jenius dan pandai dalam urusan Injil dan Taurat hingga menjadi semacam ulama kala itu. Bahkan dalam bible diketahui bahwa Ia adalah seorang Yahudi yang dahulunya pernah menganiaya orang Kristen pengikut Yesus, namun ia sadar dan merasa dimarahi Yesus. Kemudian untuk membalas dosa-dosanya ia berusaha menyebarkan agama Kristen keluar Nazaret. Agama Kristen dibawa oleh Paulus ke Roma, karena Pauluslah orang yang dianggap sangat gigih untuk keluar batas “keYahudian” meskipun ia tidak termasuk salah satu dari murid Yesus.
Ketika dikaitkan dengan pembawa pertamanya, seolah-olah ajaran Kristen sudah terputus, karena Paulus tidak bertemu langsung dengan Yesus. Meskipun demikian, menurut kepercayaan mereka Paulus dalam membuat rumusan ajaran Kristen baik dalam teologi ataupun etika mendapat bimbingan langsung dari Allah dan Paulus adalah orang suci yang tidak mungkin salah.
Dia mengeluarkan tiga fatwa yang berbunyi :
Manusia memiliki dosa warisan dari zaman Nabi Adam.
Yesus adalah anak Tuhan
Tuhan ada tiga, yaitu Tuhan Bapa, Tuhan Anak, dan Roh Kudus
Karena ketiga fatwa itulah, maka ajaran yang dibawa oleh Yesus semakin lama semakin samar.
Sementara dalam Agama Islam, seseorang terlahir dalam keadaan fitrah (suci), memang masuk akal sih. Tuhanpun Maha Esa dan Maha Besar sehingga tidak membutuhkan bantuan Tuhan Lain untuk mengatur hambaNya. Kedudukan Yesus sendiri berbeda-beda dalam tiga pandangan keyakinan.
Menurut orang Yahudi :
1. Yesus lahir dari perbuatan zina; mengaku menjadi Mesias yang dinantikan Bani Israil.
2. Yesus layak mati disalib sebagai hukuman terhadap pengakuannya sebagai Mesias.
Menurut orang Kristen :
1. Yesus adalah Tuhan Putra, pribadi kedua Tuhan.
2. Yesus mengalami kematian di kayu salib untuk menebus dosa warisan umat manusia.
Menurut orang Islam :
1. Yesus lahir karena ketentuan Allah ( kalimat Allah ), dilahirkan ibundanya Siti Maryam binti Imran dalam keadaan suci ( fitrah ).
2. Yesus adalah seorang utusan Allah, bukan Tuhan sebagaimana penjelasan surat Al maidah/ 5:73.
” Sesunguhnya kafirlah orang –orang yang mengatakan bahwasannya Allah salah satu dari tiga, padahal sekali-kali tiddak ada Tuhan ( yang berhak disembah ) selain Tuhan Yang Maha Esa . Jika mereka Tidak berhenti dari apa yamg mereka katakan itu, pasti orang – orang kafir diantara mereka akan tertimpa siksaan yang pedih.”
3. Yesus diselamatkan Allah dari kematian di kayu salib.
Lha trs, jadi penasaran, gimana caranya Paulus bisa menyebarkan Kristen ke Bangsa Romawi yang sangat membenci Agama Kristen?
Mmm..Jadi ingat ceramah jumat pas di Salman, trs liat lagi sejarah bangsa Romawi di Wikipedia, dan ya awalnya Agama Kristen disebarkan sembuni-sembunyi. Lalu mereka menyesuaikan agama Kristen dengan kondisi bangsa Romawi agar dapat diterima. Sebelumnya bangsa Romawi menyembah dewa-dewa dan berhala (patung-patungan), berarti gak aneh juga kalo di gereja Katolik biasanya ada patung Bunda Maria dan patung Yesus. Tapi banyak juga yang menolak dan menganggapnya menyembah berhala. Ditambah dengan ketidakpuasannya pada kalangan gereja saat menerbitkan surat pengampunan dosa (untuk pembangunan gereja besar-besaran), seorang Imam bernama Martin Luther ketika pada tahun 1517 M menjadi penggerak awal bedirinya Gereja Protestan.
Lalu penyebaran memasuki wilayah Eropa. Ketika memasuki wilayah Belanda, pada saat itu di sana sudah ada tradisi perayaan besar-besaran berupa pemujaan dewa-dewa mereka pada saat itu. Ciri khasnya adalah di jalan-jalan ramai dengan kendaraan serupa delman dengan kaki seperti papan ski. Delman tersebut ditarik oleh rusa-rusa dan diikatkan dengan tali temali. Perayaan yang tersebut sudah menjadi tradisi mereka yang dirayakan setiap musim salju tanggal 25 Desember. Konon sejak saat itu Agama Kristiani menjadikan perayaan tersebut dan menetapkan 25 Desember sebagai hari raya natal kelahiran Isa Al-Masih
----------------------------------------------------------------------------------------Bersambung lagi kayanya

0 comments:
Post a Comment